Orang-orang hebat tidak muncul dari keadaan serba tersedia, sebaliknya mereka muncul dalam keadaan terbatas.

Semua orang hebat dan tokoh dunia pada umumnya bukanlah orang yang berada dan hidup di dalam keadaan yang nyaman dan mapan.

Mereka semua tumbuh dalam keadaan yang terbatas, serba tertekan bahkan selalu diliputi dalam siksaan.

Orang hebat muncul dari keadaan yang jelas tidak akan diinginkan sebelumnya.

Namun bagi mereka yang berhasil melampaui situasi berat dan keadaan tertekan itu akan muncul sebagai orang yang hebat.

 

DAKWAH AKAN MEMBUATMU jadi HEBAT…

Bagaimana tidak menjadi hebat???..dalam berdakwah begitu banyak kebaikan yg akan kita dapat,,,
Walau pada dasarnya berdakwah itu mengingatkan kebaikan untuk diri kita peribadi namun tanpa di sadari banyak manfaat buat khalayak.

Dan dalam berdakwah kita tidak bisa memiliki 2 kepribadian, disini jelas sekali.
Apa yang kita lisankan hars sesuai dengan kepribadian kita.

Jalan yg di tempuh ketika berdakwah bukanlah jalan yang bertaburan bunga,,Inilah perjuangan dan pengorbanan para pendakwah dimana harus mengedepankan amanah yg di emban dngan melewati rintangan berupa celaan,,cemoohan,,hujatan bahkan tdk sedikit nyawa jadi taruhannya..

Itu tdk akan membuat ciuut nyali pendakwah semangat jihad fiisabilillah di pegang kuat,,
Begitu mulianya,,
Kita sekarang ini hidup merasa lebih baik berkat kebaikan2 dan ilmu dari para pendakwah.. subhanalloh…

Bersemangatnya para pendakwah dalam benahi kemungkaran yg kita kenal amar maruf dengan cara yg hilmah itu berlandaskan QS Al imrom 110 “mengingkari kemungkaran merupakan salah satu sebab umat ini menjadi umat yg TERBAIK.”
Dan sebaliknya tindakan membiarkan kemungkaran adalah salah satu tindakan yg sangat buruk bahkan mendatangkan LAKNAT paara nabi (QS Almaidah 78-79)
Itulah ayat2 yg sangat menakutkan bagi para ulama.

Dengan demikian berdakwah itu wajib bagi setiap umat islam melaksanakan nya sesuai kapasitas masing2,,,

Inilah salah satu kehebatan yg kita dapat dalam berdakwah..
Dalam berdakwah Berlomba-Lomba Untuk Mendapatkan Umur Kedua Kita
Ibnul Qoyyim -rohimahulloh- mengatakan:

Sesungguhnya seseorang bila telah menanamkan ilmu kebaikan kepada orang lain, lalu dia meninggal, maka pahalanya tetap akan mengalir serta nama baiknya akan tetap dikenang. Itulah UMUR KEDUA dan kehidupan lain baginya, dan itulah perkara yang paling pantas untuk dijadikan ajang saling berlomba untuk mendapatkannya dan meraihnya. [Kitab: Miftahu Daris Sa’adah, Ibnul Qoyyim, 1/148]

Sungguh betapa mulia berdakwah itu, namun sungguh mengherankan kenyataan sedikitnya orang yang semangat dalam mencari, mengamalkan, dan menyebarkannya… Semoga Allah memberikan taufiq-Nya kepada kita semua..
Aamiin

Tim Redaksi KitaData

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here